Profil Tentang LLDikti Sambutan Kepala Profil Singkat Pimpinan Struktur Organisasi Akuntabilitas Rencana Strategis Laporan Kinerja IKU dan Perjanjian Kinerja Pelayanan Publik Layanan Maklumat Pelayanan Pengaduan Survei Kepuasan Masyarakat Indeks Kepuasan Masyarakat Informasi Kegiatan LLDIKTI I Kegiatan PTS Pengumuman Unduhan Tautan Terkait SIPATEN JURNAL PDDIKTI PISN BIMA KIP-KULIAH SINTA SIAGA SAPTO SISTER AKREDITASI INSTITUSI AKREDITASI PRODI PPID Profil PPID Visi dan Misi PPID Struktur Organisasi PPID Tugas dan Fungsi PPID Permohonan Informasi Publik Keberatan Informasi Publik Informasi Berkala Informasi Setiap Saat Informasi Serta Merta Kontak Portal Layanan
Berita

Program Organisasi Penggerak Buka Jalan Bagi Mahasiswa Jadi Relawan

V
Vahrun
11 Mar 2020 2 menit baca
Program Organisasi Penggerak Buka Jalan Bagi Mahasiswa Jadi Relawan


Program Organisasi Penggerak Buka Jalan Bagi Mahasiswa Jadi Relawan


Jakarta, Kemendikbud – Program Organisasi Penggerak membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung sebagai relawan. Setiap Organisasi Penggerak yang terpilih pun secara otomatis akan disetujui oleh Kemendikbud untuk menjadi program pilihan belajar di luar kampus, sebagai bagian dari kebijakan Kampus Merdeka.  

Mahasiswa yang bergabung nantinya dapat mengikuti kegiatan Organisasi Penggerak sebanyak maksimal dua semester. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memastikan Sistem Kredit Semester (SKS) yang dijalankan selama menjalani program akan diakui penuh. “Sekarang semua Organisasi Penggerak yang terpilih untuk mengerjakan program Sekolah Penggerak boleh membuka programnya kepada mahasiswa dan (mahasiswa) akan mendapatkan full SKS, minimum 20 SKS,” ujar Mendikbud saat meluncurkan Kebijakan Merdeka Belajar Episode 4: Organisasi Penggerak, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (10/03/2020).

Mendikbud juga meminta, baik mahasiswa dan Organisasi Penggerak, sama-sama tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Bagi Organisasi Penggerak, keberadaan mahasiswa dapat mendorong kapasitas organisasi dengan cepat. Organisasi memiliki hak penuh dalam menyeleksi mahasiswa terbaik untuk bergabung, karena kebutuhan kualifikasi relawan bergantung pada program yang dilaksanakan Organisasi Penggerak di wilayah sasarannya.

Di sisi lain, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia. “Tolong tunggu pada saat Organisasi Penggeraknya sudah terpilih. Kalau Anda punya passion dalam menggerakkan sistem pendidikan kita, inilah kesempatannya, jangan disia-siakan!” tutur Nadiem.

Sebagai pertimbangan, Kemendikbud menyarankan agar calon relawan memilih wilayah yang memungkinkan untuk dijangkau dari domisilinya saat ini. Jika ada relawan yang berkenan untuk menjangkau daerah yang jauh dari domisilinya, maka pertimbangan diserahkan kepada pribadi relawan.

Mahasiswa yang ingin menjadi bagian dari Organisasi Penggerak dapat mendaftarkan diri melalui sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 2 Maret lalu dan akan akan ditutup pada 16 April mendatang. Sampai dengan hari Selasa, 10 Maret 2020 tercatat sudah ada 3300 organisasi di seluruh Indonesia dan 12.159 relawan yang mendaftar. (Prani Pramudita)


https://www.kemdikbud.go.id/


FOLLOW akun media sosial LLDikti Wilayah I :
1. Follow FanpageFB
2. Follow Instagram
3. Follow Twitter
4. Subscribed Youtube Channel LLDIKTI WILAYAH I SUMUT