Medan-Sumut
Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof. Dian Armanto MPd,M.A,MSc,Ph.D, ldquo; hellip;Perguruan Tinggi Swasta sehat yang dapat menyelenggarakan pendidikan pendidikan tinggi itu memiliki 9 kriteria yakni izin prodi dari Kemdikbud dan terakreditasi BAN-PT, memiliki statuta memiliki rencana stategis, memiliki dan menjalankan standar dalam bidang akademik dan non akademik melaporkan kegiatan proses pembelajaran seluruh prodi setiap semester ke PDPT hellip; rdquo; Hal itu dikatakannya pada Pembukaan Pameran Sumatera Education dan Techno Expo 2017, Kamis (26/1) Ringroad Citywalks Medan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Provsu DR Arsyad, MM serta sejumlah Perwakilan Rektor Penguruan Tinggi. Berdasarkan data Kopertis Wilayah I Sumut sebanyak 264 PTS yang terdaftar sehingga para Orang Tua tidak perlu khawatir untuk memasukkan putra/putri mereka ke PTS. Karena, PTS yang tidak memiliki izin sudah ditindaklanjuti secara tegas dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Sementara itu Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi berharap 5 hingga 10 persen PTN maupun PTS memberikan bea siswa kepada mahasiswa yang berindeks prestasi tinggi, hingga nanti tidak hanya mengabdi pada masyarakat tetapi juga kepada almamaternya misalnya menjadi dosen, hingga nantinya mahasiswa saling berlomba meraih prestasi. Karena melalui program bea siswa, beliau meyakini bangsa ini dapat memiliki banyak generasi yang berprestasi dan unggul.
Untuk itulah Gubsu sangat mendukung acara pameran pendidikan Sumatera Utara Education amp; Techno Expo 2017, agar para pelajar SMU sederajat bisa melihat Perguruan Tinggi yang diinginkan. Dan tentunya PT tidak hanya menampilkan profil nya saja, tetapi juga harus dengan sistem pendidikan, SDM, kualitas para dosennya dan fasilitas mendukung lainnya agar mendapat sertifikat dari Direktoral Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) lebih baik. Gubsu menilai kegiatan pameran dilakukan untuk menyampaikan ide dan gagasan kepada publik melalui media karya seninya. "Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi komunikasi antara peserta dengan masyarakat pengunjung terutama siswa peserta didik jenjang pendidikan SMA/SMK,"paparnya.
Beberapa Perguruan Tinggi yang membuka stand memanfaatkan pameran ini sebagai hal positif untuk menyampaikan informasi tentang keberadaan lembaga pendidikan, sekaligus menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pendidikan yang diselenggarakan oleh PT, karena sangat menentukan masa depan peserta didik. Dengan kata lain, masyarakat dituntut untuk cerdas dalam memilih Perguruan Tinggi sebagai tempat menuntut ilmu dan mengasah kemampuan akademik.